Wednesday, October 31, 2007

tanpa bayangan

Hari itu, aku ke stasiun. Sendiri. Jam 10 pagi. Hari itu aku ambil duit mama. Banyak. Hari itu aku mau belanja. Pakai duit mama.

Hari itu aku pertama kali liat bayangan. Pertama kali diajak ngomong sama bayangan: Jangan kesana. Bahaya. Tapi aku gak percaya. Bayangan terus mengikuti aku. Terus dekat-dekat aku. Kadang-kadang jadi besar, kadang-kadang menghilang. Aku senang ketika dia hilang, gak ada yang banyak bilang.
Aku terus jalan. Bayangan muncul lagi. Kali ini aku memerhati. Dari belakang ada preman. Tasku mau diambil, didalam banyak duit. Aku lari… lolos!

Aku sayang bayangan sekarang. Kalau siang dia mendampingiku. Kalau malam, dia membesar, besaar sekali, sampai menutupi langit. Dan gelap. Tapi dia tetap melindungiku. Asal aku gak ambil duit mama. Katanya.

Wednesday, October 24, 2007

my life in singapore




Tuesday, September 25, 2007

tentang dia dan dia yang lain

suatu hari: dia bertanya pada dia yang lain, kenapa sih kita mesti milih baju yang sama? punya hobi yang sama? bangun pagi, pake sepatu, pipis, mandi di jam yang sama? jalan selalu bareng? fitness juga bareng? bahkan nyetir, nonton, maen gitar dan berenang juga? apa yang aku tau kamu juga tau, apa yang aku denger, kamu juga denger, apa yang aku tulis kamu juga baca, kalo orang liat kamu dia juga liat aku, kalo orang liat aku dia juga liat kamu, kalo aku kehujanan kamu juga basah, kalo aku sakit kamu juga sakit, kalo aku jatoh kamu juga bedarah, kalo aku diomelin kamu juga apes??
lalu dia yang lain menjawab: karena kita kembar siam.

trus kalo aku mati kamu gimana?

jakarta macet

aku lahir tadi pagi. bobotku 50 kg. orang yang pertama kulihat adalah mamiku. aku lahir dengan susah payah. mataku gak bisa dibuka. habis lahir aku diajak mami jalan-jalan naik mobil. mau ke kantor katanya. aku bingung. mobilnya panjang sekali. tapi aku gak bisa jalan-jalan ke mobil-mobil depan. terus, karna mobilku panjang jadi serasa gak jalan. sekelilingku banyak orang!! ada yang mencangkul. ada yang menari. ada yang membuat kue. rame sekali. tapi pagi itu berkabut. aku buka jendela serasa dicekik. tiba-tiba aku sudah balita-bayi lima tahun. umurku lima. sekelilingku masih sama. yang tadi menari sekarang duduk selonjoran. kuenya belum juga jadi. lagi diolesin krim. hmm.. banyak asap mengepul dari kue. eh, itu dari mobilku sendiri. apa itu bukan dari mobilku? mobilku terlalu panjang. jadi bingung. eh mobilku jalan sedikit. tapi rambutku sudah panjang. aku jadi tinggi. hihihi. sekarang mobilku sudah di jalan yang lebih lebar. mobilku memisahkan diri. ada tulisan disebelah: terhambat di jalan bebas hambatan. tanya kenapa? aku gak ngerti. sekarang mobilku jadi pendek. jalannya cepat. aku sudah gede. tapi kok belum sampai kantor sih? eh mobilku menyatu lagi sama mobil depan. ah aku capek. badanku membungkuk. rambutku putih. aku tua di jalan.

Tuesday, August 14, 2007

mati lampu

Malam ini.. gelap… hanya ada lilin, dan bayanganku.

Aku mulai meneliti bayanganku, lucu yah bayangan itu, kadang ada, kadang tidak, kadang didepan, kadang dibelakang. Ketika kamu marah padanya, ia juga marah padamu, ketika kamu menyayanginya, rasanya kamu juga disayangi.

Baiklah, aku mendekatinya, menyentuhnya, ia kembali menyentuhku.

Aku tersenyum, tapi ia diam. Aku menggelengkan kepala, ia juga…

Ah! Aku punya ide. Aku bisa berperan menjadi orang lain dari bayanganku.

Aku mulai mengayun-ayunkan lenganku, lalu…seekor peri berdiri dihadapanku! Lalu aku masih mengayunkan lenganku menjauhi peri itu, peri itu membesar…!! Ia seperti mengejarku.. tolongg..!!! lalu aku tertawa senang.

Aku bosan, aku meletakkan dua jariku diatas kepalaku, lalu melompat-lompat. Hihi.. aku seperti berdansa dengan seekor kelinci. Berdansa!! Akupun berdiri, berhadapan dengan perempuan didepanku, rambutnya panjang, lalu ia mulai mengikuti gerakanku, kita berdansa, berputar menjauh lalu bertemu kembali, kami berpegangan tangan dan melompat ke kanan dan ke kiri. Lalu aku tertawa lagi.

Aku mengambil sebuah karton berukuran besar dan menempelnya dihadapanku. Aku melukis perempuan didepanku, menggambar garis pinggirnya.. lalu mendandaninya.. aku tidak tahu bagaimana hasilnya karena suasana gelap, tapi cukup menyenangkan.

Akhirnya aku lelah dan masuk ke kamar, aku melambaikan tangan pada perempuan yang tidur di dinding kamarku. Lalu akupun tertidur. Sepertinya tanpa AC bukan jadi masalah buatku untuk bisa tidur lelap.

17

Ketika aku kecil, aku punya mainan kertas berbentuk orang yang bisa didandani, seperti diganti bajunya, bahkan bisa dipasangkan aksesoris seperti topi padanya. Ia bisa bersekolah dan ia tinggal di dalam kotak pensilku. Dulu mainan kertas itu sangat populer, ketika aku memiliki banyak koleksi baju dan orang, aku merasa sangat bangga.

Lalu muncul mainan baru yang dapat didandani dan diganti bajunya juga, akan tetapi ia bukan dari kertas, namanya Barbie. Yah ia memang tidak tinggal di kotak pensilku lagi, tapi ia masih muat dalam tasku. Aku sering membawanya seperti aku membawa peliharaanku, hanya saja aku tidak memberinya makan, tapi aku tetap memandikan dan mengkeramasinya, aku juga pernah memberinya ‘hair extension’ walaupun pada waktu itu manusia yang sebenarnya masih belum menggandrungi tren itu. Lalu ketika aku punya beberapa koleksi baju dan teman-temannya, aku juga sangat bangga.

Lalu aku punya mainan yang lebih baru lagi, yang ini juga bisa didandani dan diganti bajunya, tapi ia sering menangis, ia juga bisa berbicara denganku. Mungkin ia mainan pertama yang kalau berbicara, kata-katanya bukan keluar dari pikiranku sendiri. Ia juga bisa marah dan membuatku menangis. Ia mainan yang paling sulit dimainkan. Ia juga tidak bisa dibawa didalam tas. Tapi ia pernah bersekolah denganku, aku membawanya dalam bus sekolah. Dari semua mainan-mainanku, ia yang paling berani, ia tidak bersembunyi dalam tas maupun kotak pensilku, ia juga rajin belajar dan makannya banyak, sampai-sampai aku tidak bisa mengendalikannya lagi, tiba-tiba ia telah tumbuh dewasa tanpaku. Aku terpisah dengannya selama beberapa tahun, saat bertemu lagi ia telah lebih besar dariku, lalu aku berpikir: mau dibawa pakai apa nanti? Apa aku masih bisa menyimpannya dan bermain dengannya?

Hari ini telah 17 tahun aku memilikinya. Meskipun ia tidak punya koleksi baju yang terlalu banyak, aku tetap bangga padanya. Ia mainan yang paling lucu dan berharga dan tidak akan dimakan tren, hmm.. mungkin karena ia sangat besar. Tidak akan ada mainan paling baru manapun yang dapat menggantikannya.

Happy sweet seventeenth, San!

Monday, July 2, 2007

作一個‘應該的’人

作一個應該的

想不想過作一個人很難

想不想過作一個簡單的人

過簡單的生活

我想出。。那就是要作一個應該 的人

當你傷心的時候難不難曲調傷

當你高興的時候能不能曲調驕傲

就喊這句話都是應該的

不管是苦話響在耳朵邊

不管是甜歌唱在面前

都是=應該的

沒壞﹐沒好

沒苦﹐沒甜

心裡平衡

心裡滿足